lembut-lembut hawa membalut
sekujur tubuh dalam sayupan angkara
meski menjerit dalam kepekatan kabut
tetap terhalang oleh jutaan rasa
mencoba memejamkan sepasang bola mata
dengan iringan melodi diwaktu senja
alangkah bahagia bila dia dapat terasa
dalam sentuhan kulit merah merona
bayang-bayang sengaja mendekat
melucuti segala hal yang mungkin melekat
dalam barisan mimpi seorang penjilat
terpikat adalah hal mustahil yang akan dia dapat
puisi ini terinspirasi oleh seseorang yang memiliki kisah cinta yang rumit. Dia telah mendambakan Seorang wanita yang dicintainya namun entah kenapa dia takut untuk memiliki wanita tersebut. Bukan karena takut akan cintanya ditolak oleh wanita tersebut, namun yang ia takutkan adalah nantinya bisakah dia menjaga wanita tersebut. Akhirnya dia memutuskan untuk mencintainya dalam angan dan mimpinya saja.
Bila kalian para pembaca memiliki sebuah opini dalam hal ini. Atau kalian ada saran dan kritik bagi kami, silahkan komen dibawah ini.
Terima kasih.

No comments:
Post a Comment